Jumat, 29 April 2011

music

Menyinggung sedikit tulisanku terdahulu tentang memilih hal favorit, ini dia salah satunya yang tidak bisa tidak aku pilih. Aku tidak bisa jauh dari musik, walaupun aku tidak bisa memainkan alat musik atau membuat alat musik. Aku adalah penikmat musik! Setiap hari kegiatanku selalu ditemani musik. Entah itu bekerja [memang iya], saat santai, berkendara di jalan, dan saat tidurpun selalu ditemani musik. Gila! Iya..aku gila tanpa musik. Kebiasaan ini sudah tertanam sejak kecil. Hanya saja sejak duduk di bangku sekolah menengah mulai mengenal genre musik lebih banyak dan beragam sehingga kecocokan telinga mendengarkan jenis musik mulai bergeser.

Entah mengapa, telinga ini semakin nyaman saja mendengarkan Black Music alias jenis musik RnB dan HipHop. Entah karena sering mendengarkan suguhan lagu-lagu tersebut di radio favorit atau memang karena dasarnya aku suka. Semakin lama, semakin bertambah suka. Tapi bukan berarti melupakan musik negeri sendiri, cuma koleksinya saja yang kalah saing dengan koleksi lagu barat yang sudah melebihi satu toples CD. Hingga kini, dengan berbagai fasilitas yang ada, semakin mudah untuk mendapatkan lagu yang disukai tanpa melihat cara mendapatkan lagu itu sendiri. OK dalam hal ini aku sedikit berbagi, bukan berari melegalkan pembajakan. Tapi cara yang aku gunakan sebenarnya tidak ada yang melarang. Gampang saja, selalu update informasi terbaru tentang musisi favorit, kemudian cek Official Video-nya di Youtube, kalau sudah keluar tinggal download videonya. Terserah nanti mau diapakan, mau diconvert jadi file audio atau tetap video utuh, tergantung orangnya masing-masing.

Yang penting musiknya bisa dinikmati. Jika videonya sudah dikeluarkan oleh Official Music Video-nya, brarti aman. Itu langkah teraman kedua yang aku lakukan untuk menambah koleksi musik selain membeli album aslinya. Selama hal itu bukan untuk tujuan komersil alias untuk dikonsumsi sendiri sepertinya aman-aman saja..hehehe… Toh yang di upload di Youtube memang bertujuan supaya bisa dinikmati kan?!

Membicarakan jenis musik kesukaan tentu sangat beragam tergantung dari masing-masing orangnya. Aku salah satu penggemar musik yang tidak terlalu fanatik ke salah satu genre saja, melainkan banyak yang menurutku asyik untuk di dengarkan pada saat-saat tertentu. Jadi bisa disesuaikan dengan kondisi pikiran saat itu. Efek bagus mendengarkan musik menurutku sangat banyak. Mulai dari memberikan semangat saat beraktivitas, menambah konsentrasi dan memberikan ketenangan. Salah satu contoh, saat stress karena banyak pekerjaan yang belum terselesaikan atau saat ada masalah yang menyita ruang pikiran, maka saat itulah aku mendengarkan musik yang menenangkan. Sesaat setelah itu tentunya sedikit energi positif sudah terisi kembali, dan siap untuk melanjutkan yang sempat tertunda.

Sedikit berbagi dan kampanye untuk menjadikan musik sebagai salah satu dari bagian hidup kita sehari-hari.
“I Love Music”

* Bagikan:
*
*
*
*
*
*
*
*

Tag

nidji


Nidji atau The Nidji adalah grup musik yang berkomposisi enam orang asal Jakarta yang terdiri dari Giring Ganesha (vokalis), Rama dan Ariel (gitaris), Adrie (drum), Andro (bassis), dan Run-D (kibor).

Nidji merupakan penyempurnaan nama dari kata NIJI yang diambil dari bahasa Jepang yang berarti pelangi. Para personil telah menyukai dan menyetujui konsep dengan nama itu, karena kata Nidji sangat merefleksikan warna musik mereka yang beragam serta berbeda satu sama lain, namun bias membiaskannya dalam satu warna musik.

Konsep musik Nidji adalah modern rock yang memadukan unsur-unsur lain, seperti progresif, funk, alternatif, dan pop. Grup-grup band yang secara tidak langsung memengaruhi dan menjadi inspirasi terhadap corak musik Nidji, antara lain L'Arc~en~Ciel, Coldplay, Goo Goo Dolls, U2, Radiohead, Smashing Pumpkins, The Verve, Dave Matthews, The Killers, Keane, dan sebagainya.

Sejarah awal terbentuknya band Nidji yaitu dari persahabatan antara Rama dan Andro. Persahabatan mereka berkembang terus dalam dunia musik. Selanjutnya bersama Ariel yang telah bergabung dengan mereka, terciptalah sebuah lagu berjudul "Maria". Namun lagu itu belumlah sempurna dan masih membutuhkan sebuah vokal. Kemudian mereka bertemu dengan Giring yang selanjutnya dapat melengkapi lagu "Maria" dengan mengisi vokal pada lagu tersebut.

Setelah itu, Andro merekomendasikan Adri yang sebelumnya telah sering melakukan jam session bersamanya untuk menempati posisi sebagai drummer. Mereka berempat (Ariel, Andro, Adri, dan Giring) lalu menghubungi Rama yang sempat terpisah sebelum terciptanya lagu "Maria" untuk mencoba bermain musik bersama hingga akhirnya menemukan kecocokan visi dan misi.

Pada awal Februari tahun 2002, terbentuklah Nidji dalam formasi awal. Lalu pada awal April tahun 2005, Nidji menambah personilnya sehingga berjumlah enam, yaitu seorang keyboardist bernama Randy yang merupakan sahabat dari Giring, sang vokalis. Gaya 'memetik jambu' Giring saat menyanyi membuat Nidji menjadi band yang unik dan atraktif.

Nidji terbentuk pada tahun 2002, dan pada tahun 2005 mereka mengeluarkan album perdana bertajuk Breakthru', dengan lima singel yaitu Sudah, Hapus Aku, Bila Aku Jatuh Cinta, Kau dan Aku, dan Disco Lazy Time. Tiga dari singel tersebut berhasil menyabet posisi #1 di MTV Ampuh, yaitu Sudah, Hapus Aku, dan Kau dan Aku . Tahun 2007, mereka mengeluarkan album kedua bertajuk Top Up, dengan lima singel andalan yaitu Biarlah, Jangan Lupakan, Arti Sahabat Akhir Cinta Abadi, dan Shadow. Lagunya Shadow yang menjadi soundtrack film Heroes, dan anehnya lagu tersebut mampu bertahan selama 13 minggu diposisi #1 di MTV Ampuh, padahal di Dahsyat dan Inbox lagu ini tidak sampai posisi 10 besar. Dan Nidji juga menjadi Lead-Band di album kompilasi Ost. Laskar Pelangi dengan singel andalan Laskar Pelangi. Nidji juga mendapatkan sertifikat Platinum untuk lagu-lagunya.

hijau daun


Grup band ini beranggotakan lima personel, Dide (vokal), Array dan Arya (gitar), Deny (drum), dan Richan (bas). Mereka telah dikontrak label Sony BMG sejak 31 April 2008, untuk tiga album, di luar album kompilasi, religi, akustik, dan soundtrack.

Sebelum merilis album solo, sepak terjang mereka di ranah musik kampung halamannya sendiri sudah sangat diperhitungkan. Terbentuk tahun 2001, dan kemudian mempunyai formasi tetap sejak tahun 2002, band ini sudah merilis dua single yang masuk dalam dua album kompilasi dimana sukses menjadi hit di Lampung dan sekitarnya. Mereka juga kerap sepanggung dengan band ibukota yang manggung di kotanya.

Album solonya yang berjudul IKUTI CAHAYA, mengangkat 10 lagu dengan musik pop progresif. Simak lagu Suara (Ku Berharap), yang isinya harapan bahwa ceweknya masih mengganggap sebagai kekasihnya. Atau nikmati sentuhan musik ala brit pop seperti dalam lagu De Javu dan Lihatlah, yang lebih ngebeat. Tak melulu cinta-cintaan, Dide dkk juga mengangkat tema tentang spiritualitas, seperti dalam lagu Ikuti Cahaya, sebagai permintaan petunjuk kepada Yang Diatas.

saykoji


Ignatius Rosoinaya Penyami (disingkat Igor) atau lebih terkenal dengan nama Saykoji (lahir di Balikpapan, Kalimantan Timur, 8 Juni 1983) adalah seorang rapper Indonesia.

Lewat lagu "So What Gitu Loh" di album pertama nama Saykoji mulai dikenal publik pada tahun 2006. Saat itu, Saykoji merupakan salah satu penyanyi rap yang cukup diperhitungkan setelah era Iwa K meredup. Setelah cukup sukses dengan album pertama, Saykoji pun merilis album kedua dengan singel "Jomblo" yang juga populer di kalangan generasi muda, Setelah itu Saykoji pun ikut dalam kompilasi album yang dirilis EMI dan mengeluarkan singel "Kecoa ngesot".

Saykoji hanya terdiri satu penyanyi, yakni Ignatius Rosoinaya Penyami, atau lebih sering dipanggil Igor. Sebelumnya, Igor tidak terlalu menyukai musik rap, karena musik rap tidak jelas dalam melantunkan syair. Namun saat mendengarkan musisi rap Indonesia, Black Skin, Iwa K, dan Neo akhirnya ia mulai menyukai musik rap dan mempelajarinya lebih lanjut. Ia memilih nama Saykoji sebagai nama panggungnya. Hal ini berdasarkan pengalamannya sewaktu masih bersekolah. Pada saat itu, ia dikenal sebagai siswa yang penyendiri, sehingga pernah disebut sebagai pschyo. Dari julukan inilah, nama Saykoji (ejaan Inggris-Indonesia untuk Psycho G) muncul.

Dalam formasi panggung, Saykoji biasanya terdiri dari Guntur Simbolon dan Della MC dari Batik Tribe. Igor pun memiliki satu group rohani yang bernama Disciples bersama tiga sahabat lainnya yaitu JFlow, Guntur Simbolon, Rendy Rainhard.

Pada pertengahan 2009, Saykoji kembali meluncurkan single baru berjudul Online. Meski baru berupa single, namun lagu ini sudah mampu terkenal dengan cepat, bahkan dijadikan lagu tema sebuah produk telepon selular, sehingga lagu ini semakin populer. Saykoji juga mengeluarkan single kontroversial berjudul Copy My Style, yang menceritakan pemalsuan hak cipta lagu Saykoji Tahukah Kau.

Kini Saykoji tengah merampungkan album ketiganya dengan single Narsis pada tahun 2010.

Kamis, 28 April 2011

katy perry

Katy Perry (lahir sebagai Katheryn Elizabeth Hudson di Santa Barbara, California, Amerika Serikat, 25 Oktober 1984) adalah seorang penyanyi berkebangsaan Amerika Serikat. Dia menjadi terkenal ketika dia meluncurkan single pertamanya yang kotroversional berjudul "I Kissed a Girl" dari albumnya yang kedua "One of The Boys" (2008). Katy Perry juga dikenal dengan gaya pakaiannya yang unik, aksi panggungnya, dan leluconnya.

Perry merupakan anak kedua dari pasangan Keith Hudson dan Mary Hudson yang seorang pendeta. Dia bertumbuh dewasa sambil mendengarkan lagu gospel dan bernyanyi di gereja. Setelah Katy Perry lulus dari Dos Pueblos High School, di Goleta, California, tahun 2003, dia berpindah ke Los Angles saat berumur delapan belas tahun. Katy mengganti nama belakangnya menjadi Perry karena nama "Katy Hudson" terlalu mirip dengan nama aktris Kate Hudson. Perry merupakan nama keluarga Mary Hudson, ibu dari Katy Perry.

Perry mendadak terkenal di dunia permusikan Amerika Serikat karena lagu super kontroversial nya (karena belum ada sejauh ini artis yang dapat meledakkan lagu pertamanya di Billboard Hot 100), I Kissed a Girl. Lagu ini berhasil mendapatkan 3x Platinum dari RIAA. Lagu ini juga menduduki posisi #1 di Billboard Hot 100 selama 7 minggu, dan 9 minggu di Billboard Pop 100. Perry pun kembali sangat terkenal, lepas dari lagu pertamanya, lagu Hot N Cold yang merupakan lagu kedua (yang sebenarnya lagu ketiga dirilis) dari albumnya menjadi sangat nge-hits di seluruh dunia, dan berhasil menyaingi lagu pertama nya (Di Amerika Serikat bahkan lagu ini lebih banyak di download daripada I Kissed a Girl). Lagu ini berhasil bertahan sampai posisi #2 Billboard Hot 100, dan 3 minggu di posisi #1 di Billboard Pop 100. Lagu sebelum I Kissed a Girl, Ur So Gay pun lumayan kontroversial, sayangnya Perry tidak merelesasikannya secara resmi. Lagu ketiganya yang bertitel Thinking of You, berhasil menjadi lagu Perry pertama yang berhasil menduduki posisi #1 di Spanyol dan Jerman, dan lagu ini berada di posisi #29 di Billboard Hot 100, dan #5 di Billboard Pop 100. Lagu keempatnya (atau kelima) adalah Waking Up In Vegas yang lumayan populer, dan berhasil mendapatkan sertifikat platinum di Australia. Lagu ini berhasil menduduki posisi #8 di Billboard Hot 100, dan posisi #2 di Billboard Pop 100. Hal ini menandakan bahwa semua lagu dari Katy Perry adalah sebuah komersial yang sangat sukses, karena sangat jarang ada penyanyi yang seluruh lagunya menduduki Top 5 di Billboard Pop 100 dan Top 30 di Billboard Hot 100.

Di masa remajanya, Perry mengenal group penyanyi Queen dari salah seorang temannya, sejak itu, Queen menjadi pengaruh terbesar bagi perkembangan musiknya. Selain Queen, Alanis Morissete, Heart and Joni Mitchell, Incubus, Cher, Cyndi Lauper, Pat Benatar, Joan Jett, Shirley Manson, dan Gwen Stefani juga memengaruhi perkembangan musik Katy Perry.

Perry menjalin hubungan dengan penyanyi Gym Class Heroes, Travis McCoy, selama dua tahun, tetapi kemudian mereka berpisah pada Desember 2008. Perry sekarang menikah dengan komedian Inggris Russell Brand setelah dilamar pada Desember 2009.

Kedua lagunya, "Ur So Gay" dan "I Kissed a Girl", dianggap oleh banyak media dan para kritikus sebagai lagu yang mengumbar homoseksual. Namun Katy Perry sendiri menanggapi bahwa penggunaan kata "Gay" pada lagu "Ur So Gay" bukanlah hal yang berarti negatif, kalimat itu bukan berarti "you're so gay" (kamu seorang gay/homoseksual) tetapi lebih berarti sebagai "you're so lame" (kamu sangat tidak masuk akal; payah). Lagu "Ur So Gay" merupakan lagu yang dibuat oleh Katy Perry tentang mantan pacarnya yang senang menggunakan pensil alis dan lebih banyak menghabiskan waktu di depan kaca daripada menghabiskan waktu dengan Katy Perry.

Pada bulan Desember 2008, Perry meminta maaf kepada Lily Allen karena telah mendefinisikan dirinya sebagai "versi kurus" dari Lily Allen dan "versi gemuk" dari Amy Winehouse. Katy Perry menganggap hal ini adalah sebagai humor, namun Lily Allen menganggap hal ini serius dan marah terhadap Katy Perry. Sejak saat itu, Lily Allen menuduh Katy Perry tidak menulis lagu-lagunya sendiri. Namun perlu diketahui bahwa Katy Perry memang menulis lagu-lagunya sendiri.

goliath


Goliath adalah sebuah grup Band pendatang baru di blantika musik Indonesia.Grup Band yang berasal dari sebuah daerah indah di Pantai Selatan Sukabumi, Jawa Barat yaitu Pelabuhan Ratu ini Berdiri pada tanggal 7 February 2009. Buat GoLiath, ini bukan hanya sekedar band tapi lebih kepada ikatan persaudaraan yang kuat dan dibangun dari loyalitas serta kecintaan terhadap arti sebuah persahabatan. Goliath sendiri mempunyai fans dengan panggilan Golivers.

Anggota:
Ary Irawan (Ary) - Vocal
Dara Priana (Dara) - Gitaris
Rizal Gunawan (Rizal) - Lead Gitar
Izwa Yusman (Izwa) - Bassist
Ardyan Motoe (Ardy) - Keyboardist
Ginanjar Prahasta (Gie) - Drummer

Genre : Pop

Kota Asal : Palabuhan Ratu

Perusahaan Rekaman: FALCON MUSIC

Bondan Prakoso & Fade 2 Black

Bondan Prakoso & Fade 2 Black merupakan kolaborasi musikal antara Bondan Prakoso (musisi, bassis) dan Fade 2 Black (grup rap beranggotakan Titz, Santoz dan Lezzano).

Pada tahun 2004 Bondan berniat membuat proyek musik yang menggabungkan berbagai jenis musik ke dalam sebuah bentuk musik baru. Dia lalu mengajak Titz, seorang rapper yang merupakan teman satu kampusnya di Universitas Indonesia untuk bergabung. Namun Titz merasa kalau band ini akan semakin kuat jika grupnya, Fade 2 Black, turut bergabung.

Akhir tahun 2004 Bondan & Fade 2 Black mulai melangkah ke dapur rekaman. Mereka pun menciptakan beberapa lagu dengan sentuhan Rap, Rock, dan Funk. Bondan Prakoso bertanggung jawab di sisi instrumen, looping dan aransemen, sedangkan Fade 2 Black menggarap lirik lagunya.

Proses ini hanya berlangsung 4 bulan, dan pada bulan Agustus 2005 album perdana mereka yang bertajuk “RESPECT” resmi dirilis di bawah naungan Sony BMG Music Indonesia. Album tersebut diwarnai berbagai jenis musik dengan rap sebagai vokal utama, dengan ditimpali suara Bondan yang turut menghiasi beberapa lagu.

Dengan album bermaterikan 12 lagu itu, Bondan Prakoso & Fade 2 Black pun menuai beragam prestasi, diantaranya adalah Best Rap Album Production dalam Indonesian Music Award 2006.

Album kedua mereka, “UNITY” dirilis pada bulan November 2007. Album yang menjagokan lagu “Keroncong Protol” ini semakin memantapkan posisi Bondan Prakoso & Fade 2 Black sebagai band yang kreatif dan mampu menciptakan sesuatu yang berbeda. Berkat album ini mereka kembali meraih penghargaan Best Rap Album Production dalam Indonesian Music Award 2008.

Tentang Bondan Prakoso

Bondan Prakoso lebih dulu dikenal sebagai penyanyi cilik lewat lagu “Lumba-Lumba” yang populer di era 80-an. Ketika beranjak dewasa dia tetap setia di jalur musik, dengan bass sebagai “senjatanya”.

Fade 2 Black
Tahun 1999 Bondan bergabung dengan Funky Kopral. Bersama band ini, Bondan sempat menelurkan dua album, yaitu Funchopat (1999) dan Funkadhelic Rhythm and Distortion (2000). Namun pada tahun 2003 Bondan memutuskan mundur dari Funky Kopral dan kemudian membentuk Bondan Prakoso & Fade 2 Black.

Musisi kelahiran 8 Mei 1984 ini dikenal sebagai bassis yang handal. Bahkan dia sempat tampil dalam acara “Bass Heroes” bersama 11 pemain bass Indonesia lainnya, seperti Thomas “GIGI”, Rindra “Padi”, Bongky “BIP”, dan Adam Sheila on 7. Penampilan mereka juga direkam dalam album kompilasi “Bass Heroes” yang dirilis tahun 2006